Share
PBNU Sebut Masjid Benteng Pertahanan NKRI

PBNU Sebut Masjid Benteng Pertahanan NKRI

Lampung – Ketua PBNU Bidang Masjid dan Da’wah, KH. Abdul Manan A. Ghani, menyebut masjid miliki posisi penting, tidak hanya untuk kalangan Nahdiyin, tetapi juga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, masjid dapat berfungsi sebagai benteng pertahanan untuk NU dan NKRI. Hal ini ia sampaikan saat berbicara di hadapan ratusan peserta MKNU (Madrasah Kader Nahdlatul Ulama) di Pondok Pesantren Darul Huda asuhan KH. Karim Mahfudz, desa Bangun Jaya kec. Tanjung Raya, Lampung.

KH. Abdul Manan juga meminta agar memaksimalkan fungsi masjid. Dalam penjelasannya ia menyebut masjid sebagai tempat yang pertama kali digunakan untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan. Di masjid pula peradaban dipancangkan, sejak zaman Nabi Adam sampai zaman Rasulullah.

“Oleh karena itu, hidupkan dulu masjid, baru kemudian infrastruktur. Tidak ada kemakmuran tanpa menghidupkan masjid terlebih dahulu,” jelasnya.

Sosok yang akrab disapa Kyai Manan ini juga menyingung tentang kebiasaan baik warga NU, yakni membangun masjid. Ia bahkan menyebut bahwa 80 persen masjid yang ada di Indonesia didirikan oleh warga NU. “Orang NU itu senengnya mbangun (mendirikan, red) masjid, tapi belum terlalu rajin memakmurkannya.”

“Mulai sekarang, yang mengaku NU, apalagi para pengurusnya, kesenangannya harus ditambahi: harus senang memakmurkan masjid. Hanya dengan begitu NU dan NKRI bisa terjaga dengan baik,” tambahnya.

Terkait legalitas bangunan masjid, ia meminta agar masjid-masjid Nahdliyyin memiliki sertifikat resmi. “Minta ke PCNU cq. LTM PCNU untuk menanungi, supaya disertifikasi oleh LTM PCNU.” Lanjutnya.

Namun ia juga meminta agar warga Nahdliyyin tidak terlalu berlebihan dalam meramaikan masjid. “Cukup dengarkan saja keinginan jamaah, dan itu ada dalam lantunan doa yg biasa dipanjatkan. Jabarkan saja doa itu dalam bentuk kegiatan, agar doa umat terwujud.”

Di akhir paparannya, ia menyatakan telah ada setidaknya tujuh program yang bisa dicanangkan sesuai dengan keinginan jamaah. Tujuh program tersebut akan segera dijabarkan dalam rencana tindak lanjut untuk diaplikasikan di komunitas masjid-masijd yang ada.

Leave a Comment