Share
Hikmah Pagi : Mari Menebar Kasih Sayang, Bukan Saling Menebar Kebencian

Hikmah Pagi : Mari Menebar Kasih Sayang, Bukan Saling Menebar Kebencian

Hiruk pikuk akhir-akhir ini sangat menguras energi, karena saling memicu timbulnya tuduhan. Juga munculnya video-video yang ter-share secara massif. Sehingga kecurigaan antar sesama semakin menjangkit, virus kebencian semakit akut.

Padahal kita sesama saudara seiman, semoga kita bisa saling mendoakan dan menghargai satu sama lain. Karena tentunya hal seperti ini yang dirugikan adalah umat Islam.

Rasulullah memberikan wejangan,

ﻟﻦ ﺗﺆﻣﻨﻮﺍ ﺣﺘﻰ ﺗﺤﺎﺑﻮﺍ ﺃﻓﻼ ﺃﺩﻟﻜﻢ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺗﺤﺎﺑﻮﺍ ﻋﻠﻴﻪ ؟ ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﺑﻠﻰ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ . ﻗﺎﻝ : ‏« ﺃﻓﺸﻮﺍ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﺑﻴﻨﻜﻢ ﺗﺤﺎﺑﻮﺍ ، ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻧﻔﺴﻲ ﺑﻴﺪﻩ ﻻ ﺗﺪﺧﻠﻮﺍ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﺣﺘﻰ ﺗﺮﺍﺣﻤﻮﺍ ‏» ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻛﻠﻨﺎ ﺭﺣﻴﻢ . ﻗﺎﻝ : ‏« ﺇﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﺑﺮﺣﻤﺔ ﺃﺣﺪﻛﻢ ﻭﻟﻜﻦ ﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻌﺎﻣﺔ ﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻌﺎﻣﺔ ‏» . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺤﺎﻛﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺴﺘﺪﺭﻙ ﻭﻗﺎﻝ : ‏« ﻫﺬﺍ ﺣﺪﻳﺚ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻹﺳﻨﺎﺩ ﻭﻟﻢ ﻳﺨﺮﺟﺎﻩ

Kalian tidak dianggap beriman, apabila tidak saling mencintai satu sama lain. Maukah aku tunjukkan sesuatu yang membuat kalian bisa saling mencintai? Tanya Nabi, “Ya, kami mau”, Jawab para Sahabat. “Tebarkanlah kedamaian. Demi Allah, Dzat yang menguasi jiwaku, kalian tidak akan masuk surga kecuali jika saling menyayangi satu sama lain. “Ya Rasullallah, kami semua saling menyayangi,” timpal para Sahabat. “Bukan kasih sayang di antara kalian yang seperti itu (yang aku maksud), tetapi kasih untuk semua, kasih untuk semua,” tegas Nabi. (H.R Imam al-Hakim dalam al-Mustadraknya Jilid 4/185 Hadits dari Abu Musa al-Asy’ary).

Kita berdo’a kepada Allah semoga Allah menjaga umat Islam dan kita semua di dunia sampai akhirat Aamien Allahumma Aamien.

Al-Faqir Ila Allah ZA.

Leave a Comment