Share
Hikmah Pagi: Ujian Sang Da’i Kondang

Hikmah Pagi: Ujian Sang Da’i Kondang

Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula angin menerjang. Mungkin ini pepatah yang pas bagi Ustadz kita yang sedang dilanda berbagai macam sorotan yang sedang viral di media sosial, kami yakin UAS ketika ditanya oleh seorang jama’ah, yang menjawab dengan spontan kami yakin tidak ada unsur kesengajaan, karena beliau orang yang sangat tawadlu’, bersahaja dan sangat sederhana.

Sesibuk apapun beliau, masih sempat menjumpai orang yang hendak berjumpa dengan beliau. Sejak kehadiran beliau akhir-akhir ini dalam dunia dakwah, beliau memberikan ruang yang sangat sejuk terhadap perkembangan dakwah di tanah air. Yang jauh akhirnya mendekat, yang tidak mengenal Islam semakin mengenal Islam dengan baik, dan berupaya menghormati adanya perbedaan demi kesatuan umat.

Dengan dakwah beliau yang mengutamakan persatuan dan kesatuan umat sehingga banyak yang melek dan tak sedikit yang akhirnya sadar melalui dakwah beliau.

Tentunya kesuksesan beliau tak lepas dengan banyaknya cobaan yang beliau hadapi, sebagaimana yang akhir-akhir ini viral.

Allah mengingatkan kita semua melalui firmannya surat Muhammad: 31,

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِيْنَ مِنْكُمْ وَالصَّابِرِيْنَ

Sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sekalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjuang dan orang-orang yang sabar di antara kamu sekalian.

Dalam sebuah hadits dinyatakan,

عِظَمُ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ

Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian, dan sungguh apabila Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Maka barangsiapa yang ridha (terhadap ujian dari Allah) maka baginya adalah keridhaan (Allah), dan barangsiapa murka (terhadap ujian dari Allah), maka baginya kemurkaan (Allah). (H.R Imam At-Tirmidzi dalam sunannya Jilid 4/601 dan Imam Baihaqi dalam Syu’ubul Imannya Jilid 7/144).

Jadi semakin besar ujian seseorang berarti Allah semakin mencintainya, mungkin ini bagian dari cinta Allah kepada Ustadz kita.

Maka Rasulullah mengingatkan kita untuk selalu berdo’a sebagaimana beliau bersabda dari Abu Hurairah,

تَعَوَّذُوْا بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوْءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

Memintalah perlindungan kepada Allah dari cobaan yang pedih, kesengsaraan yang menyulitkan, takdir yang buruk dan cacian musuh. (H.R. Bukhari dalam shohihnya Jilid 6/2440, Juga Shohih Muslim Jilid 4/2080 dan banyak lagi ulama hadits yang meriwayatkan).

Semoga Allah menjagamu UAS untuk selalu istiqomah menyampaikan kebenaran, dan semoga Allah melindungi kita semuanya dari cobaan dan berbagai macam fitnah dunia. Aamien Allahumma Aamien.

Al-Faqir Ila Allah ZA

Leave a Comment