Share
Hikmah Pagi: Gempa Bumi

Hikmah Pagi: Gempa Bumi

Gempa bumi di dalam Al Quran menggunakan kata yang berbeda-beda, sesuai dengan kedahsyatannya. Paling tidak ada 7 kata yang digunakan: (Al-Zalzalah, Ar-Rajfah, ar-Rajifah, ar-Radifah, ash-Shoihah, Khasaf dan as-Shod’u), dan semuanya menerangkan tentang kejadian gempa bumi yang cukup dahsyat, yang berkaitan dengan adzab kaum-kaum terdahulu atau peristiwa hari akhir.

Namun menarik ada sebagian Ulama yang mengatakan bahwa juga pernah terjadi gempa bumi pada masa Khalifah Umar Ibn Khattab, sebagaimana diterangkan melalui sebuah atsar:

وقد زلزلت الأرض في عهد عمر بن الخطاب فما علمناه صلى وقد قام خطيبا، فحض على الصدقة، وأمر بالتوبة .

“Pada masa Umar Ibn Khattab pernah terjadi gempa, namun kami tidak mendapatkan beliau mengerjakan shalat, beliau hanya berkhutbah (memberikan wejangan) : mendorong untuk bershadaqah dan memerintahkan untuk bertaubat.”  (Atsar di atas bersumber dari Umar dan Ibn Umar yang diriwayatkan Imam Ahmad. Lihat: Ma’rifatus-Sunan Wal Aatsar oleh Imam Baihaqi, Jilid: 5/462 dan as-Sunan al-Ma’tsuroh oleh Imam Syafi’i, Jilid: 1/55).

Ulama sepakat bahwa waktu gempa sebaiknya diisi dengan memperbanyak shadaqah dan bertaubat, tidak perlu melakukan shalat secara berjamaah, cukup memberikan nasehat. Namun, kalaupun hendak melaksanakan shalat taubat, maka itu lebih baik. Ini berdasarkan atsar di atas pada referensi yang sama dari Ibn Abbas.

Di dalam hadits yang lain juga ditegaskan,

(الأرض تَشْهَد على كُلِّ عَبْدٍ أو أمَةٍ بما عَمِلَ على ظَهرها)

Bumi akan bersaksi terhadap setiap hamba atau umat terhadap perbuatan yang mereka lakukan di atas Bumi. (HR. Imam Tirmidzi dalam sunannya, Jilid: 4/619).

Boleh jadi gempa ini adalah ujian, boleh jadi gejala alam. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui, namun paling tidak bagi yang masih gemar maksiat segera bertaubat, bagi yang belum bertaubat segera bertaubat, karena bumi sudah tua. Khawatir terjadi gempa dahsyat kita belum bertaubat. Mari kita sama-sama bertaubat karena tidak ada manusia yang lepas dari salah dan dosa.

Semoga Allah menjaga kita semua-Nya untuk menjadi orang-orang yang ahli taubat Aamien Allahumma Aamien. Al-Faqir Ila Allah, ZA

Leave a Comment